Avenged Sevenfold adalah band Hardrock Amerika dari Huntington Beach, California, yang dibentuk pada tahun 1999. Band ini terdiri dari vokalis M. Shadows, lead guitar Synyster Gates, Zacky Vengeance rhythm guitar, dan bassist Johnny Christ.
Avenged Sevenfold muncul dengan genre metalcore pada debut mereka
Sounding the Seventh Trumpet, yang mengandung banya vokal scream. Band
ini mengubah gaya mereka di album ketiga mereka dan rilis major label, City of Evil,
yang menampilkan vokal melodis dan power ballad. Band ini terus
mengeksplorasi suara baru dengan mengeluarkan yang berjudul Avenged
Sevenfold dan menikmati kesuksesan mainstream lanjutan sebelum drummer
mereka, James "The Rev" Sullivan, meninggal karena penyakit jantung dan
dampak gabungan dari obat dan alkohol di tubuhnya pada tahun 2009.
Meskipun kematiannya, band ini melanjutkan dengan bantuan kemudian
mantan drummer Dream Theater Mike Portnoy untuk merilis dan melakukan
tur dalam mendukung Nightmare, album kelima mereka pada tahun 2010 yang
memulai debutnya di tempat atas, Billboard 200 yang berada di tempat
pertama..
Sampai saat ini, Avenged Sevenfold telah merilis lima album studio,
satu album live / kompilasi / DVD, dan enam belas single . Band ini
telah menerima banyak penghargaan untuk kesuksesan mainstream di seluruh
dunia mereka dan terutama dinyatakan sebagai salah satu pemimpin dan
band kunci dalam New Wave of American Heavy Metal dan tampil sebagai
tempat kedua di Atas Ultimate Guitar's Top Ten Band Decade.
Namun kebersamaan Portnoy dengan Avanged Sevenfold hanya berlangsung selama 1 tahun saja, ia digantikan oleh Arin Illejay. Band ini juga sedang menggarap album terbarunya yg akan dirilis pada pertengahan tahun ini, beberapa bulan yang lalu mereka juga mengeluarkan single yang berjudul "Carry On" untuk OST (Original Sountrack) game PC Call Of Duty 2.
Avanged Sevenfold telah 2 kali mengadakan konser di indonesia pada tahun 2007 dan 2008, bahkan ketiga kali nya mereka mengadakan konser di indonesia pada pertengahan tahun lalu andai saja konser itu tidak jadi dibatalkan secara sepihak oleh sponsor. Jadi, kita tunggu saja kehadiran mereka di negeri kita selanjutnya. Tahun ini? tahun depan? we'll see :)
Tuesday, January 15, 2013
Saturday, January 12, 2013
System Of A Down
System Of A Down adalah sebuah band rock dari Los Angeles, Amerika Serikat. Keempat anggota band System of a Down merupakan keturunan etnis Armenia. Tankian dan Dolmayan lahir di lebanon
Lagu-lagu mereka terutama terkenal selain gayanya yang inovatif, dengan sentuhan musik Armenia. Selain itu isinya juga berisikan ide, pandangan-pandangan,dan apa yang mereka rasakan. Serj Tankian sebagai anggota yang cukup menonjol, memaparkan ide-ide politiknya dalam lagu-lagu SOAD. Mulai dari kampanye rekonisi terhadap Genosida Armenia oleh pemerintah Turki yang terus mereka usung, hingga masalah sosial-politik seperti konsumerisme, perang, globalisasi, lingkungan, dan kekerasan. Selain itu, mereka menulis lagu tentang perubahan atau transformasi pemikiran mereka.
Band ini juga dijuluki "Band Keras Anti Kekerasan". Pemikiran Serj cukup di pengaruhi oleh pengamat politik kiri AS Noam Chomsky. Serj Tankian bersama Tom Morello mantan gitaris Rage Against The Machine mendirikan LSM Politik dengan nama Axis of Justice (nama LSM ini merupakan plesetan sarkastis dari salah satu pidato Presiden AS yang menyebut 3 negara sebagai Axis of Evil).
Gaya Musik
System of a Down menawarkan kepada pendengar gaya musik yang terbilang "out of the box". Musik yang mereka tawarkan memiliki banyak sekali unsur, mulai dari musik etnis (khususnya timur tengah), rock, ska, reggae, blus, funk, metal, dan nu-metal. Secara umum, kita dapat mengkategorikan musik mereka kedalam genre besar "Metal". Dalam lagu-lagu SOAD unsur "Metal" bukanlah konten utama dalam lagu-lagu mereka, melainkan sebagai wadah yang menyatukan unsur-unsur lain yang membuat musik mereka terdengar begitu kaya nuansa. Metal yang ditawarkan SOAD terbilang sangat baru, bahkan bagi industri musik sebesar Amerika.
Mengapa Dokter Bedah Menggunakan Baju Hijau ??
Dalam ruang operasi,terlihat para dokter mengenakan baju seragam berwarna hijau.
Pada awalnya dokter mengenakan pakaian berwarna putih, sebab warna putih melambangkan kebersihan.
Walaupun sulit dipastikan mengapa dokter lebih memilih seragam berwarna hijau ketimbang warna lain saat mengoperasi pasiennya, Tapi Faktanya adalah warna hijau adalah lawan dari warna merah.
Warna hijau ini akan menyegarkan mata dari dokter yang melakukan operasi. karna si dokter selalu melihat benda-benda berwarna merah, termasuk organ-organ tubuh yang berlumuran darah ketika pembedahan.
Melihat warna merah terus menerus menyebabkan sinyal warna merah di otak akan memudarkan sensiviti terhadap variasi warna merah.
Alasan lainnya adalah, terus-menerus berfokus pada warna merah akan menyebabkan dokter yang melakukan operasi merasa terganggu.
Jika warna baju-baju para dokter bedah berwarna hijau, maka hal ini akan menimbulkan Ilusi yang berdampak baik bagi dokter yang melakukan bedah. Sehingga sang dokter tidak hanya terfokus pada warna merah.
Itulah sebabnya para dokter menggunakan seragam berwarna hijau saat mengoperasi pasiennya.
John Frusciante
John Anthony Frusciante (lahir 5 Maret 1970; umur 42 tahun) adalah seorang gitaris, penyanyi, penulis lagu, produser lagu dan film asal Amerika. Ia paling dikenal sebagai mantan gitaris band rock Red Hot Chili Peppers, yang telah bersama selama beberapa tahun dan mencatat lima album studio. Ia telah muncul dalam 5 album studio (Mother's Milk, Blood Sugar Sex Magik, Californication, By The Way, dan Stadium Arcadium). Frusciante aktif dengan karir solonya, memiliki sepuluh album yang dirilis atas namanya sendiri, serta dua album yang berkolaborasi dengan Josh Klinghoffer dan Joe Lally dalam Ataxia. Rekaman solonya mencakup unsur-unsur mulai dari experimental rock dan ambient music hingga ke jenis New Wave dan electronica. Dipengaruhi oleh gitaris-gitaris dari berbagai genre, Frusciante menekankan melodi dan emosi dalam bermain gitar, menyukai gitar-gitar antik dan teknik rekaman analog.
Frusciante bergabung dengan Red Hot Chili Peppers pada usia delapan belas tahun, pertama kali muncul dalam album band pada tahun 1989,Mother's Milk. Album kelompok band berikutnya Blood Sugar Sex Magik (1991) merupakan terobosan sukses. Akan tetapi, ia kewalahan oleh popularitas baru band dan berhenti pada tahun 1992. Ia mengasingkan diri dan memasuki suatu periode panjang kecanduan narkoba, di mana ia merilis rekaman solonya yang pertama: Niandra Ladies and Usually Just a T-Shirt (1994) dan kemudian Smile From the Streets You Hold (1997). Pada tahun 1998, ia berhasil menyelesaikan rehabilitasi narkoba dan bergabung kembali dengan Red Hot Chili Peppers dalam album Clifornication (1999). Albumnya To Record Only Water for Ten Days disusun pada tahun 2001. Pada puncak kreatifitasnya, Frusciante merilis enam album solo pada tahun 2004; setiap album dieksplorasi dengan teknik perekaman yang berbeda dan dari berbagai genre. Pada tahun 2009, Frusciante merilis The Empyrean dan terpisah lagi dengan Red Hot Chili Peppers. Frusciante telah memproduksi dan / atau melakukan proses rekaman bersama dengan Wu-Tang Clan, The Mars Volta, George Clinton dan lain-lain.
Frusciante telah menerima pengakuan kritikal atas permainan gitarnya; peringkat 18 dalam daftar "The 100 Greatest gitaris of All Time" Rolling Stone pada tahun 2003. Namun pada daftar direvisi tahun 2011, Frusciante menduduki peringkat 72. Dia juga terpilih sebagai gitaris terbaik dari 30 tahun terakhir dalam jajak pendapat BBC 2010 berjudul " The Axe Factor ". Frusciante akan dilantik dalam Rock And Roll Hall Of Fame sebagai anggota Red Hot Chili Peppers pada tanggal 14 April 2012.
Radikal Honesty
Katakan apa yang ingin anda katakan walau sebenarnya pahit. Ya, kalimat itu merupakan gambaran dari pentingnya sebuah elemen kehidupan yang disebut kejujuran. Kejujuran komponen penting dalam menjalani kehidupan. Jujur memang mudah dibicarakan, tapi sangat sulit dilaksanakan. Namun apabila anda mampu anmenerapkan kejujutan , sikap yg sudagh langka sekarang ini akan membawa suatu konsekuensi yang baik pada diri kita. Bagaimana dengan Radical Honesty? apakah penerapan teknik ini akan membawa pelakunya pada kebaikan atau mungkin hanya akan mendatangkan kegelisahan?
Menurut Dr Brad Blanton, penulis buku Radical Honesty: How To Transform Your Life By Telling The Truth, radical honesty adalah suatu teknik dan program pengembangan diri. Program ini menyatakan bahwa berbohong adalah sumber stres dari orang2 masa kini. Mereka dapat menjadi lebih bahagia dengan menjadi jujur, termasuk untuk hal yg bersifat menyakitkan dan tabu. Ciri dari teknik ini biasanya mereka menyatakan perassan secara terus terang, langsung, dan dengan cara yg biasanya dianggap tidak sopan. Contohnya, "Aku muak dengan anda untuk X." X adalah pernyataan observasi yg obkjektif tentang seseorang. Orang yang berlatih radical honesty menjalankan teknik menggeser norma2 yg dapat diterima dengan tujuan memiliki hubungan yg lebih jujur dengan diri mereka sendiri dan orang lain.
Kita sebagai manusia adalah makhluk yang penuh kebohongan. Kita memanipulasi setiap keadaan karena takut menyinggung perasaan orang lain , takut tidak mendapatkan apa yg kita inginkan, dan sudah tentu untuk memuluskan berbagai kondisdi yg sedang kita hadapi. Yang menyedihkan adalah dengan berkata tidak jujur kita malah memenjarakan diri kita sendiri dalam masalah karena satu kebohongan lainnya dan seterusnya. Radical honest adalah berkata jujur secara radikal. Hal ini memicu mekanisme truth detector dalam otak bawah sadar manusia , yang membuat mereka tercengang dan menghasilkan positiv shock karena mereka ridak menyangka ada orang yang benar2 berani mengatakan sesuatu sejujurnya tanpa tedheng aling aling. Orang yg memiliki radical honesty juga akan merasa lebih bebas secara psikologis karena ia tidak memenjarakan dirinya dalam kebohongan yg harus berulang-ulang demi menutupi kebohonmgan sebelumnya. Mereka mempunyai mindset untuk dapat menerima kata tidak dari mereka yg tidak dapat menerima kejujuran mereka. Hidup mereka pun sudah tenti lebih sehat karena mereka tidak sedang main "drama" dan tidak bergaul dengan orang2 yg penuh drama.
Menurut Dr Brad Blanton, penulis buku Radical Honesty: How To Transform Your Life By Telling The Truth, radical honesty adalah suatu teknik dan program pengembangan diri. Program ini menyatakan bahwa berbohong adalah sumber stres dari orang2 masa kini. Mereka dapat menjadi lebih bahagia dengan menjadi jujur, termasuk untuk hal yg bersifat menyakitkan dan tabu. Ciri dari teknik ini biasanya mereka menyatakan perassan secara terus terang, langsung, dan dengan cara yg biasanya dianggap tidak sopan. Contohnya, "Aku muak dengan anda untuk X." X adalah pernyataan observasi yg obkjektif tentang seseorang. Orang yang berlatih radical honesty menjalankan teknik menggeser norma2 yg dapat diterima dengan tujuan memiliki hubungan yg lebih jujur dengan diri mereka sendiri dan orang lain.
Kita sebagai manusia adalah makhluk yang penuh kebohongan. Kita memanipulasi setiap keadaan karena takut menyinggung perasaan orang lain , takut tidak mendapatkan apa yg kita inginkan, dan sudah tentu untuk memuluskan berbagai kondisdi yg sedang kita hadapi. Yang menyedihkan adalah dengan berkata tidak jujur kita malah memenjarakan diri kita sendiri dalam masalah karena satu kebohongan lainnya dan seterusnya. Radical honest adalah berkata jujur secara radikal. Hal ini memicu mekanisme truth detector dalam otak bawah sadar manusia , yang membuat mereka tercengang dan menghasilkan positiv shock karena mereka ridak menyangka ada orang yang benar2 berani mengatakan sesuatu sejujurnya tanpa tedheng aling aling. Orang yg memiliki radical honesty juga akan merasa lebih bebas secara psikologis karena ia tidak memenjarakan dirinya dalam kebohongan yg harus berulang-ulang demi menutupi kebohonmgan sebelumnya. Mereka mempunyai mindset untuk dapat menerima kata tidak dari mereka yg tidak dapat menerima kejujuran mereka. Hidup mereka pun sudah tenti lebih sehat karena mereka tidak sedang main "drama" dan tidak bergaul dengan orang2 yg penuh drama.
Thursday, January 10, 2013
Kepemimpinan
Pengertian Kepemimpinan
Dalam suatu organisasi kepemimpinan merupakan faktor yang sangat penting dalam menentukan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan oleh organisasi. Kepemimpinan merupakan titik sentral dan penentu kebijakan dari kegiatan yang akan dilaksanakan dalam organisasi.
Kepemimpinan merupakan aktivitas untuk mempengaruhi perilaku orang lain agar supaya mereka mau diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu (Thoha, 1983:123). Sedangkan menurut Robbins (2002:163) Kepemimpian adalah kemampuan untuk mempengaruhi suatu kelompok untuk mencapai tujuan. Sedangkan menurut Ngalim Purwanto (1991:26) Kepemimpinan adalah sekumpulan dari serangkaian kemampuan dan sifat-sifat kepribadian, termasuk didalamnya kewibawaan untuk dijadikan sebagai sarana dalam rangka meyakinkan yang dipimpinnya agar mereka mau dan dapat melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya dengan rela, penuh semangat, ada kegembiraan batin, serta merasa tidak terpaksa.
Kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi perilaku Aeseorang atau sekelompok orang untuk meneapai tujuan tertentu pada situasi tertentu. Kepemimpinan merupakan masalah sosial yang di dalamnya terjadi interaksi antara pihak yang memimpin dengan pihak yang dipimpin untuk mencapai tujuan bersama, baik dengan cara mempengafuhi, membujuk, memotivasi dan mengkoordinasi. Dari sini dapat dipahami bahwa tugas utama seorang pemimpin dalam menjalankan kepemimpinannya tidak hanya terbatas pada kemampuannya dalam melaksanakan program-program saja, tetapi lebih dari itu yaitu pemimpin harus mempu melibatkan seluruh lapisan organisasinya, anggotanya atau masyarakatnya untuk ikut berperan aktif sehingga mereka mampu memberikan kontribusi yang posetif dalam usaha mencapai tujuan.
Tipe-Tipe Kepemimpinan
Pada umumnya para pemimpin dalam setiap organisasi dapat diklasifikasikan menjadi lima type utama yaitu sebagai berikut :
1. Tipe pemimpin otokratis
2. Tipe pemimpin militeristik
3. Tipe pemimpin paternalistis
4. Tipe pemimpin karismatis
5. Tipe pomimpin demokratis
Teori Kepemimpinan
1. Teori Kepemimpinan Sifat ( Trait Theory )
Analisis ilmiah tentang kepemimpinan beerangkat dari pemusatan perhatian pemimpin itu sendiri. Teori sifat berkembang pertama kali di Yunani Kuno dan
Romawi yang beranggapan bahwa pemimpin itu dilahirkan , bukannya diciptakan yang kemudian teori ini dikenal dengan “the greatma theory”
Dalam perkemabangannya, teori ini mendapat pengaruh dari aliran perilaku pemikir psikologi yang berpandangan bahwaa sifat – sifat kepemimpinan tidak
seluruhnya dilahirkan, akan tetapi juga dapat dicapai melalui pendidikan dan pengalaman. Sifat – sifat itu antara lain ; sifat fisik, mental dan kepribadian
2. Teori Kepemimpinan Perilaku dan Situasi
Berdasarkan penelitian, perilaku seorang pemimpin yang mendasarkan teori ini memiliki kecenderungan kea rah dua hal :
Pertama yang disebut Konsiderasi yaitu kecenderungan pemimpin yangØ menggambarkan hubungan akrab dengan bawahan. Contoh gejala yang ada dalam hal ini seperti: membela bawahan, memberi masukan kepada bawahan dan bersedia bekonsultasi dengan bawahan.
Kedua disebut struksur inisiasi yaitu kecenderungan seorang pemimpinØ yang memberikan batasan kepada bawahan. Contoh yang dapat dilihat, bawahan mendapat instruksi dalam pelaksanaan tugas, kapan, bagaimana pekerjaan dilakukan, dan hasil apa yang akan dicapai.
Jadi berdasarkan teori ini, seorang pemimpin yang baik adalah bagaimana seorang pemimpin yang memiliki perhatian yang tinggi kepada bawahan dan terhadap hasil yang tinggi juga.
Kemudian juga timbul teori kepemimpinan situasi dimana seorang pemimpin harus merupakan seorang pendiagnosa yang baik dan harus bersifat fleksibel, sesuai dengan perkembangan dan tingkat kedewasaan bawahan.
3. Teori kontingensi
Mulai berkembang th 1962, teori ini menyatakan bahwa tidak ada satu sistem manajemen yang optimum, sistem tergantung pada tingkat perubahan lingkungannya. Sistem ini disebut sistem organik (sebagai lawan sistem mekanistik), pada sistem ini mempunyai beberapa ciri:
¯ Substansinya adalah manusia bukan tugas.
¯ Kurang menekankan hirarki
¯ Struktur saling berhubungan, fleksibel, dalam bentuk kelompok
¯ Kebersamaan dalam nilai, kepercayaan dan norma
¯ Pengendalian diri sendiri, penyesuaian bersama
4. Teori Behavioristik
Behaviorisme merupakan salah aliran psikologi yang memandang individu hanya dari sisi fenomena jasmaniah, dan mengabaikan aspek – aspek mental. Dengan kata lain, behaviorisme tidak mengakui adanya kecerdasan, bakat, minat dan perasaan individu dalam suatu belajar. Pendekatan ini menekankan bahwa manajemen yang efektif bila ada pemahaman tentang pekerja – lebih berorientasi pada manusia sebagai pelaku.
Beberapa tokohnya, antara lain:
a. Maslow
Individu mempunyai 5 kebutuhan dasar yaitu physical needs, security needs, social needs, esteem needs, self actualization needs. Kebutuhan tersebut akan menimbulkan suatu keinginan untuk memenuhinya. Organisasi perlu mengenali kebutuhan tersebut dan berusaha memenuhinya agar timbul kepuasan.
b. Douglas Mc Gregor (1906-1964)
Teori X dan teori Y
Teori X melihat karyawan dari segi pessimistik, manajer hanya mengubah kondisi kerja dan mengektifkan penggunaan rewards & punishment untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Teori Y melihat karyawan dari segi optimistik, manajer perlu melakukan pendekatan humanistik kepada karyawan, menantang karyawan untuk berprestasi, mendorong pertumbuhan pribadi, mendorong kinerja.
5. Teori Humanistik
Teori ini lebih menekankan pada prinsip kemanusiaan. Teori humanistic biasanya dicirikan dengan adanya suasana saling menghargai dan adanya kebebasan. Teori Humanistik dengan para pelopor Argryris, Blake dan Mouton, Rensis Likert, dan Douglas McGregor. Teori ini secara umum berpendapat, secara alamiah manusia merupakan “motivated organism”. Organisasi memiliki struktur dan sistem kontrol tertentu. Fungsi dari kepemimpinan adalah memodifikasi organisasi agar individu bebas untuk merealisasikan potensi motivasinya didalam memenuhi kebutuhannya dan pada waktu yang sama sejalan dengan arah tujuan kelompok. Apabila dicermati, didalam Teori Humanistik, terdapat tiga variabel pokok, yaitu; (1), kepemimpinan yang sesuai dan memperhatikan hati nurani anggota dengan segenap harapan, kebutuhan, dan kemampuan-nya, (2), organisasi yang disusun dengan baik agar tetap relevan dengan kepentingan anggota disamping kepentingan organisasi secara keseluruhan, dan (3), interaksi yang akrab dan harmonis antara pimpinan dengan anggota untuk menggalang persatuan dan kesatuan serta hidup damai bersama-sama. Blanchard, Zigarmi, dan Drea bahkan menyatakan, kepemimpinan bukanlah sesuatu yang Anda lakukan terhadap orang lain, melainkan sesuatu yang Anda lakukan bersama dengan orang lain (Blanchard & Zigarmi, 2001).
Perubahan dan Perkembangan Organisasi
Faktor – faktor perubahan Organisasi
Secara garis besar faktor penyebab terjadinya perubahan dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu:
1. Faktor ekstern,
2. Faktor intern.
Faktor Ekstern
Adalah penyebab perubahan yang berasal dari luar, atau sering disebut lingkungan. Organisasi bersifat responsive terhadap perubahan yang terjadi di lingkungannya. Oleh karena itu, jarang sekali suatu organisasi melakukan perubahan besar tanpa adanya dorongan yang kuat dari lingkungannya. Artinya, perubahan yang besar itu terjadi karena lingkungan menuntut seperti itu. Beberapa penyebab perubahan organisasi yang termasuk faktor ekstern adalah perkembangan teknologi, faktor ekonomi dan peraturan pemerintah.
Perkembangan dan kemajuan teknologi juga merupakan penyebab penting dilakukannya perubahan. Penggantian perlengkapan lama dengan perlengkapan baru yang lebih modern menyebabkan perubahan dalam berbagai hal, misalnya: prosedur kerja, kualitas dan kuantitas tenaga kerja, jenis bahan baku, jenis output yang dihasilkan, system penggajian yang diberlakukan yang memungkinkan jumlah bagian-bagian yang ada dikurangi atau hubungan pola kerja diubah karena adanya perlengkapan baru.
Perkembangan IPTEK terus berlanjut sehingga setiap saat ditemukan berbagai produk teknologi baru yang secara langsung atau tidak memaksa organisasi untuk melakukan perubahan. Organisasi yang tidak tanggap dan bersedia menyerap berbagai temuan teknologi tersebut akan tertinggal dan pada gilirannya tidak akan sanggup survive.
Faktor Intern
Adalah penyebab perubahan yang berasal dari dalam organisasi yang bersangkutan, yang dapat berasal dari berbagai sumber antara lain:
- Problem hubungan antar anggota,
- Problem dalam proses kerja sama,
- Problem keuangan.
Hubungan antar anggota yang kurang harmonis merupakan salah satu problem yang lazim terjadi. Dibedakan menjadi dua, yaitu: problem yang menyangkut hubungan atasan bawahan (hubungan yang bersifat vertikal), dan problem yang menyangkut hubungan sesama anggota yang kedudukannya setingkat (hubungan yang bersifat horizontal). Problem atasan bawahan yang sering timbul adalah problem yang menyangkut pengambilan keputusan dan komunikasi. Keputusan pimpinan yang berkenaan dengan system pengupahan, misalnya dianggap tidak adil atau tidak wajar oleh bawahan, atau putusan tentang pemberlakuan jam kerja yang dianggap terlalu lama, dsb. Hal ini akan menimbulkan tingkah laku anggota yang kurang menguntungkan organisasi, misalnya anggota sering terlambat. Komunikasi atasan bawahan juga sering menimbulkan problem. Keputusannya sendiri mungkin baik tetapi karena terjadi salah informasi, bawahan menolak keputusan pimpinan. Dalam hal seperti ini perubahan yang dilakukan akan menyangkut system saluran komunikasi yang digunakan.
Problem yang sering timbul berkaitan dengan hubungan sesame anggota organisasi pada umumnya menyangkut masalah komunikasi dan kepentingan masing-masing anggota.
Proses Perubahan Organisasi
Yang dimaksud dengan proses perubahan adalah tata urutan atau langkah langkah dalam mewujudkan perubahan organisasi. Langkah tersebut terdiri dari :
a. Mengadakan Pengkajian : Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap organisasi apapun tidak dapat menghindarkan diri dari pengaruh daripada berbagai perubahan yang terjadi di luar organisasi. Perubahan yang terjadi di luar organisasi itu mencakup berbagai bidang, antara lain politik, ekonomi, teknologi, hukum, sosial budaya dan sebagainya. Perubahan tersebut mempunyai dampak terhadap organisasi, baik dampak yang bersifat negatif maupun positif. Dampak bersifat negatif apabila perubahan itu menjadi hambatan bagi kelancaran, perkembangan dan kemajuan organisasi. Dampak bersifat positif apabila perubahan itu dapat memperlancar kegiatan, perkembangan dan kemajuan organisasi atau dalam bentuk kesempatan-kesempatan baru yang tidak tersedia sebelumnya.
b. Mengadakan Identifikasi : Yang perlu diidentifikasi adalah dampak perubahan perubahan yang terjadi dalam organisasi. Setiap faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan organisasi harus diteliti secara cermat sehingga jelas permasalahannya dan dapat dipecahkan dengan tepat.
c. Menetapkan Perubahan : Sebelum langkah-langkah perubahan diambil, pimpinan organisasi harus yakin terlebih dahulu bahwa perubahan memang harus dilakukan, baik dalam rangka meningkatkan kemampuan organisasi maupun dalam rangka mempertahankan eksistensi serta pengembangan dan pertumbuhan organisasi selanjutnya.
Menentukan Strategi : Apabila pimpinan organisasi yakin bahwa perubahan benar-benar harus dilakukan maka pemimpin organisasi haru segera menyusun strategi untuk mewujudkannya.
d. Melakukan Evaluasi : Untuk mengetahui apakah hasil dari perubahan itu bersifat positif atau negatif, perlu dilakukan penilaian. Apabila hasil perubahan sesuai dengan harapan berarti berpengaruh postif terhadap organisasi, dan apabila sebaliknya berarti negatif.
Pengembangan organisasi —
1. PENGEMBANGAN ORGANISASI (ORGANIZATION DEVELOPMENT) Barita P. M. Siahaan 0616041024 Fajrin Mustofa 0616041034 Felix 0616041036 Kelompok Perilaku Organisasi :
2. Mengapa muncul pengembangan organisasi? kondisi dan keadaan yang dinamis perubahan muncul sesuai dengan perkembangan pengembangan organisasi
3. PENGERTIAN PENGEMBANGAN ORGANISASI (Organization Development) merupakan: Suatu pendekatan sistematik, terpadu dan terencana untuk meningkatkan efektivitas organisasi serta memecahkan masalah-masalah (seperti kutrangnya kerja sama/koperasi, desentralisasi yang berlebihan dan kurang cepatnya komunikasi dan sebagainya) yang merintangi efisiensi pengoperasian pada semua tingkatan.
4. Definisi pengembangan organisasi: Warren G. Bennis : pengembangan organisasi adalah suatu jawaban terhadap perubahan, suatu strategi pendidikan yang kompleks yang diharapkan untuk merubah kepercayaan, sikap, dan nilai dan susunan organisasi sehingga organisasi dapat lebih baik dalam menyesuaikan dengan teknologi, pasar, dan tantangan yang baru serta perputaran yang cept dari perubahan itu sendiri.
5. Richard Beckhard : Pengembangan organisasi adalah usaha berencana meliputi organisasi keseluruhan yang diurusi dari atas untuk meningkatkan efektivitas dan kesehatan organisasi melalui pendekatan berencana dalam proses organisasi dengan memakai pengetahuan ilmu perilaku.
6. Ciri-ciri pengembangan organisasi yang efektif sebagai berikut : Strategi terencana Menekankan cara-cara baru m eningkatkan kinerja Mengandung nilai humanistik Menggunakan pendekatan komitmen Menggunakan pendekatan ilmiah
7. Karakteristik pengembangan organisasi : Perubahan yang direncanakan Perubahan komprehensif Perubahan jangka panjang Tekanan pada kelompok-kelompok kerja Partisipasi pengantar perubahan Manajemen kolaboratif Tekanan pada intervensi dan riset kegiatan
8. Sejarah pengembangan organisasi French dan Bell menemukakan bahwa ”Pengembangan organisasi telah muncul dari ilmu pengetahuan keperilakuan terapan dan psikologi sosial dan dari usaha-usaha yang berurutan untuk menerapkan latihan laboratorium dan survei umpan balik ke dalam berbagai sistem total”. Jadi, dapat dikatakan bahwa dua pendekatan pengembangan organisasi adalah latihan laboratorium dan survei umpan balik. Hasil karya Kurt Lewin merupakan peralatan bantu dalam kedua pendekatan tersebut.
9. Contoh kasus: Kegagalan Succession Planning dan Robohnya Citibank Citi Group Citibank + travelers Group merger Citi group merupakan hasil dari pengembangan organisasi dengan melakukan merger antara citibank dan travelers group. Namun contoh kasus citibank ini merupakan salah satu contoh dari gagalnya pengembangan organisasi dikarenakan adanya kesalahan dalam struktur internal perusahaan (pemilihan pemimpin) yang tidak berdasarkan skill SDM (mampu tidaknya dalam membaca situasi global) namun berdasarkan “perkoncoan”. Hal ini memperburuk sistem perusahaan dan pada akhirnya citigroup mengalami gejolak / krisis manajerial yang parah.
10. TERIMA KASIH
METODE PENGEMBANGAN ORGANISASI
A. Metode pengembangan perilaku
1. PROGRAM GERADI MANAJEMEN
Program yang mengkombinasikan pelatihan kepemimpinan dan latihan pengembangan kelompok.
2. PEMBINAAN TIM
Suatu tehnik manajemen yg mencakupkan sejumlah metode spesifik untuk membentuk kerja tim yang efektif, baik didalam maupun di antara kelompok kerja.
3. PERENCANAAN KEHIDUPAN
Suatu metode pengembangan yg mendorong dan memungkinkan orang orang memainkan peran aktif dalam memadukan karier dan aktivitas kehidupan mereka kearah hasil yang memuaskan
4. PELATIHAN KEPEKAAN
Metode yang diterapkan secara luas untuk membantu orang orang mempelajari cara peningkatan ketrampilan antar pribadi mereka.
B. Metode Pengembangan Struktur
1. MANAJEMEN BERDASARKAN SASARAN/MANAJEMEN BY OBJECTIVE (MBO)
Membantu menyediakan wewenang lebih besar bagi setiap orang untuk menentukan tujuan pekerjaan mereka
2. SISTEM 4
Merupakan pendekatan yg diterapkan secara luas untuk mengembangkan karakteristik desain organik dalam suatu organisasi
3. TEKNOLOGI DESAIN MAPS(multivariate analysis)
Metode mendesain organisasi berdasarkan hubungan yg dipandang perlu untuk melaksankan tugas individu
Subscribe to:
Posts (Atom)
