Monday, June 17, 2013

10 Tempat Uji Coba Nuklir di Dunia

Bagaimana negara-negara pemilik nuklir melakukan uji coba pada senjata paling mematikan ini? Melakukan pengujian di tempat-tempat terpencil yang jauh dari area permukiman.

Nyatanya, data-data menunjukkan hasil menyedihkan. Prajurit dan penduduk yang ada di wilayah sekitar situs uji coba belakangan menuai berbagai penyakit akibat radiasi. Flora dan fauna pun ikut merasakan dampaknya. Sayangnya, masih banyak negara berkukuh tetap memelihara teknologi senjata nuklir mereka.

Bagi yang belum tahu, Inilah Inilah 10 Tempat Uji Coba Nuklir di Dunia yang dimiliki negara-negara "klub nuklir".


1.Nevada


antara tahun 1951 hingga 1992, gurun Nevada, 107 km sebelah utara dari Las Vegas menjadi area uji coba nuklir paling sering di planet bumi. Di atas kawasan gurun seluas 3500 km persegi inilah, lebih dari 800 ledakan nuklir terjadi - umumnya di dalam tanah.
Bahkan, kota judi Las Vegas dibangun oleh para mafia juga menjual daya tarik pemandangan ledakan nuklir bagi para wisatawan. Kebanyakan, foto dan film yang beredar tentang ledakan nuklir diambil dari gurun Nevada.
Belakangan, pemerintah Amerika Serikat memberi perhatian serius saat efek radiasi nuklir mulai menyebar. Tingkat kanker darah di sekitar wilayah Nevada menjadi dua kali lipat dibanding wilayah lain di AS. Pada tahun 2009, Nevada resmi dinyatakan tempat yang paling terkontaminasi radioaktif kedua di planet ini setelah Chernobyl.


2.Bikini Atoll

 Selain Nevada, Bikini Atoll yang terletak di Kepulauan Marshall di Pasifik barat laut, juga terkenal sebagai tempat uji coba nuklir Amerika Serikat. Bikini Atoll dijadikan tempat uji coba sejak 1945 sebagai pengganti tempat uji coba di Trinity, New Mexico. 
Tanggal 1 Juli 1946, ledakan nuklir pertama dilakukan dengan memakai 250 kapal perang usang sebagai target uji.
Awalnya, penduduk asli dipindahkan ke pulau terdekat dengan jaminan mereka akan kembali dalam 3 bulan. Nyatanya, pada tahun 1957 saat mereka kembali, akhirnya harus pergi lagi karena banyak terkena penyakit akibat radiasi. Dampak buruk lainnya, ikan yang hidup di wilayah ini juga terkontaminasi sehingga tidak aman untuk dikonsumsi.
Bikini Atoll ini ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia pada tahun 2010.


3.Kirimati



Dulu dikenal dengan Pulau Christmas, kini menjadi bagian dari Republik Kiribati. Pulau atol ini mungkin tempat uji coba nuklir paling unik, karena ada dua negara yang yang menguji senjata mereka.
nggris memakai tempat ini untuk menguji bom hidrogen tahun 1957. Kemudian Amerika Serikat mengambil alih di tahun 1962 dan meledakkan setidaknya 22 nuklir sebelum akhirnya meninggalkan pulau Kiritmati pada tahun 1969.





4.Maralinga

 Meskipun tempat uji coba ini milik Inggris, Maralinga ada di Australia. Tepatnya ada dua tempat di Australia Selatan sebagai tempat uji, yakni Maralinga dan Emu Field. Dua uji coba dilakukan di Emu Field pada tahun 1953 sebelum pindah ke lokasi yang permanen di Maralinga.
es berikutnya berlangsung pada tahun 1956 dan 1957, salah satunya adalah pertama kalinya menjatuhkan sebuah bom nuklir dari pesawat RAF. Pengujian dilanjutkan sampai 1963. Bersih-bersih operasi dilanjutkan sampai 1967, namun situs tersebut tetap berbahaya radioaktif.
Penduduk Aborigin yang tinggal di tempat tersebut sempat diusir, walau akhirnya mereka tetap kembali. Di tahun 1980-an, prajurit Australia dan Inggris, serta warga Aborigin menunjukkan gejala radiasi. Hasilnya, baik Inggris dan Australia terpaksa membayar kompensasi besar-besaran untuk prajurit mereka dan orang Aborigin yang terkena radiasi.


5.Semipalatinsk


Saat masih tergabung dalam Uni Soviet, daerah Semipalatinsk di Republik Kazakhstan menjadi tempat uji coba nuklir paling sering bagi negara komunis tersebut. Setidaknya terjadi 465 ledakan antara 1949 hingga 1981.
Kini, Republik Kazakhstan mewarisi problem serius terhadap kesehatan masyarakat di sekitar wilayah Semipalatinsk. Menurut laporan kesehatan setempat, masalah kesehatan mulai dirasakan 220.000 penduduk termasuk diantaranya masalah kanker.



6. Novaya Zemlya


Uni Soviet juga memiliki tempat uji coba nuklir (nuclear test site) lain di kawasan Kutub Utara.
Novaya Zemlya, pulau terpencil ini menjadi sasaran ledakan nuklir Soviet antara 1954 sampai 1990. Kabarnya, ledakan nuklir terbesar berukuran lebih dari 100 megaton pernah dilakukan di sini.



7. Mururoa

Perancis pernah menjadi negara paling bermasalah sehubungan kepemilikan senjata nuklir. Negara 'Eifel' ini di tahun 60-an melakukan uji coba nuklir di Mururoa dan Fangataufa, wilayah milik Prancis di Pasifik. Antara 1966 - 1996 setidaknya ada 147 tes di kedua pulau tersebut.
Masalahnya, kawasan ini dekat dengan Selandia Baru yang telah mencanangkan kebijakan zona bebas nuklir. Negara 'kiwi' ini pun kecewa dengan Perancis, dan sempat mengirim armada angkatan lautnya sebagai protes. Hubungan kedua negara juga sempat mencapai titik terendah setelah agen rahasia Perancis meledakkan sebuah kapal Greenpeace di pelabuhan Auckland tahun 1985.


8. Lop Nur


Kawasan ini terletak di Bayingolin, Mongol. Cina mulai melakukan uji coba pada Oktober 1964, dan selanjutnya diikuti 44 test - 22 ledakan di atmosfer dan 22 di bawah tanah, yang akhirnya dihentikan sejak tahun 1996.
Masalahnya, kawasan ini sangat dekat dengan lokasi situs mumi Tarim, peninggalan kuno dari jaman 1800 SM.


9. Pokhran


 india mulai mengembangkan kemampuan nuklirnya setelah perang perbatasan dengan China pada tahun 1962 dan beberapa konfrontasi dengan Pakistan. Pokhran yang terletak di Rajasthan dipilih sebagai lokasi uji coba sejak tahun 1960.
Meskipun pemerintah India mengklaim Pokhran adalah daerah gurun terpencil, nyatanya dekat lokasi permukiman. Pokhran adalah sebuah kota dengan penduduk sekitar 15.000 jiwa ketika tes nuklir pertama dilakukan di pangkalan militer terdekat pada bulan September 1974.
Bukti bahwa penduduk Pokhran terpengaruh oleh uji coba nuklir telah dirahasiakan oleh pemerintah India.


10. Koh Kambaran


Anggota terbaru dari klub nuklir, Pakistan memiliki waktu cukup lama sebelum akhirnya melakukan uji coba. Negara ini telah memiliki kemampuan nuklir pada awal tahun 1983, namun tes nuklir pertama baru terjadi pada Mei 1998.
Koh Kambaran sendiri dipilih sebagai situs uji pada awal 1976. Terletak di Provinsi Baluchistan, situs ini dipilih karena pegunungan di atas situs bawah tanah ini terdiri dari granit, sehingga menyediakan -- setidaknya satu kilometer -- perlindungan antara ledakan dan udara terbuka di atas.

Sumber

Sunday, June 16, 2013

Single baru John Frusciante



(John, antara tahun 1987-1990)
      Lama tidak terdengar kabarnya sejak memutuskan hengkang untuk yang kedua kalinya dari Red Hot Chilli Peppers, John Frusciante kini kembali muncul dengan single terbarunya yang berjudul "Wayne". Lagu yang dirilis pada tanggal 7 April 2013 itu di dedikasikan untuk sahabatnya Wayne Forman yang meninggal 1 hari sebelum dirilis. Lagu ini berisi instrument-instrument gitar yang berisi tentang kesedihan John kehilangan sahabatnya dan itu tedengar jelas disetiap petikan, rhtym dan melody yang dimainkan John di lagu tersebut. Berikut adalah penjelasan John tentang lagu ini:  "This song was recorded for my friend Wayne Forman, the coolest, kindest friend anybody could ever have. When I used to play in arenas I would often mentally aim my playing at him. Wayne loved long guitar solos, and he was my favorite person in the audience to play for. As everyone who knew him is well aware, he was also the best chef ever. When I saw him two days ago, he was laying in front of a CD player, so when I came home I decided I'd make something for him. I recorded this solo for him to hear, but I finished it a day too late, so now it is a tribute to his memory. It is what he would have wanted me to play for him, and it is my offering to his family and friends all over the world, as well as anybody else. Wayno lives in our hearts forever, the greatest guy anybody could ever know. I'm so lucky to have been graced by his friendship. All the love in the world to him"

-John-


Welcome back, Johnny! we love you..
   

Red Hot Chilli Peppers bikin album baru (lagi) !!!!!!

       


           Setelah dua tahun pasca terbitnya album I am With You dan padatnya jadwal tour mereka yang ga ada rem, akhirnya tahun ini Red Hot Chilli Pepper akan kembali masuk ke dapur rekaman untuk pembuatan album baru mereka. Hal ini disampaikan oleh Chad Smith sang drummer yang diwawancarai oleh Billboard pada bulan Mei lalu. “We’re probably looking at getting together in September and getting on a roll and starting to write songs for the next record.” cetus nya.
           Tahun ini juga merupakan tahun dimana Chad telah 25 tahun bersama Red Hot Chilli Peppers dan ia sangat tersanjung bisa terus bersama keluarga ini. Dan ketika ditanya oleh wartawan bagaimana perasaannya saat ini, inilah jawaban Chad: "It’s crazy. I would have never thought 25 years ago this would have happened like it has. We were a pretty volatile bunch back then. There’s been a lot of ups and downs. But I think as we grow older and maybe grow up a little bit that we realize we’ve got this special chemistry and we make this music that people love all over the world. I’ve got a good job.

So, kita tunggu saja perkembangan album baru mereka bulan September nanti :)

Hal-hal Yang Tidak Anda Ketahui Tentang Red Hot Chilli Peppers

(Dari kiri ke kanan: Anthony Kiedis, Hillel Slovak, Flea, Jack Irons)

1. Nama asli band ini adalah Tony Flow And The Miraculously Majestic Masters Of Mayhem (Kemudian berganti menjadi Red Hot Chilli Peppers). Show pertama mereka adalah di California Rhythm Lounge - mereka bermain dengan ditonton oleh sekitar 30 orang sebagai band pembuka Gary and Neighbor's Voices.

2.  Josh Klinghoffer (guitaris baru) telah bermain dengan berbagai musisi, seperti The Bicycle Thief , dia bergabung dengan semua orang dari PJ Harvey ke Tricky, Warpaint dan Gnarls Barkley. Dan dia juga berkolaborasi dengan John Frusciante (Mantan gitaris RHCP) yang membuahkan banyak album seperti A Sphere In the Heart Of Silence, The Empeyrean,  dll serta dia juga mempunyai project band yang bernama Dot Hacker dimana dia sendiri sebagai composser,guitaris dan vokal.

3. Flea (bassist) telah muncul dalam berbagai film, antara lain Back To The Future 2 and 3, Fear And Loathing In Las Vegas, and Suburbia.

4.  Lagu "Knock Me Down" ,"My Lovely Man" dan "Dosed" semuanya ditulis sebagai penghormatan untuk Gitaris Hillel Slovak.

5. Anthony Kiedis, Flea dan John Frusciante adalah penggemar Los Angeles Lakers, sedangkan Chad Smith adalah penggemar berat Detoit Pistons.

6. Chad Smith (drummer) memberikan kontribusi untuk menyumbangkan amal, termasuk Healing Surfer, MusiCares dan Rumah Sakit Anak-anak di Amerika.

7. Out In LA (1983) adalah lagu pertama yang mereka ciptakan bersama-sama.

8. Tak hanya jago bermain bass, Flea juga mahir dalam bermain  trumpet,saxophone. Baru-baru ini dia sedang sibuk dengan kuliahnya yang mempelajari teori, komposisi dan musik jazz terompet di University of Southern California.

9. Flea mempunya mini album EP yang berjudul Helen Burns yang dirilis pada tahun 2012 yang isinya instrumen-instrumen bass bercampur terompet bergenre jazz.

10. Anthony Kiedis menciptakan lagu 'Venice Queen' tentang Gloria Scott, seorang anggota dewan narkoba yang meninggal karena kanker.

11. Album solo pertama John Frusciante adalah "Niandra Lades and Usually Just a T Shirt" (1994)

12. Red Hot Chili Peppers telah memenangkan 7 penghargaan Grammy dan albumnya telah terjual sebanyak 60 juta copy di seluruh dunia.

13. Bulan September 2013 nanti, RHCP akan kmbali masuk dapur rekaman untuk pembuatan album baru mereka.



Saturday, June 15, 2013

Bab 13 dan 14 : Budaya , Kreativitas dan Inovasi

1. Pengertian dan Fungsi Budaya Organisasi
Pengertian Budaya Organisasi
Dalam buku Handbook of Human Resource Management Practice oleh Michael Armstrong pada tahun 2009, budaya organisasi atau budaya perusahaan adalah nilai, norma, keyakinan, sikap dan asumsi yang merupakan bentuk bagaimana orang-orang dalam organisasi berperilaku dan melakukan sesuatu hal yang bisa dilakukan.
Fungsi Budaya Organisasi
1. Budaya mempunyai peranan pembeda atau tapa batas, artinya budaya menciptakan pembedaan yang jelas antara satu organisasi dengan yang lain.
2. Budaya memberikan rasa identitas ke anggota-anggota organisasi.
3. Budaya mempermudah timbulnya komitmen pada sesuatu yang lebih luas daripada kepentingan diri pribadi seseorang.
4. Budaya itu meningkatkan kemantapan sistem sosial.
2. Tipologi Budaya Organisasi
Beranjak dari aneka definisi, lapisan, dan perspektif dalam memandang budaya organisasi, maka muncul aneka ragam tipologi budaya organisasi. Tujuan tipologi ini menunjukkan aneka budaya organisasi yang mungkin ada di realitas. Kajian mengenai tipologi budaya organisasi ini sangat bervariasi.
Tipologi budaya organisasi dapat diturunkan dari tipologi organisasi. Amitai Etzioni membagi tipe organisasi dengan membuat tabulasi silang antara jenis kekuasaan dengan jenis keterlibatan individu di dalam organisasi. Jenis kekuasaan ia bagi menjadi Koersif, Remuneratif, dan Normatif sementara jenis keterlibatan ia bagi menjadi Alienatif, Kalkulatif, dan Moral.
Jenis Kekuasaan. Koersif adalah kuasa dalam organisasi yang muncul dari penghukuman fisik atau ancaman penghukuman fisik. Remuneratif muncul dari kendali atas sumber daya dan rewardmaterial. Normatif muncul dari distribusi dan manajemen reward serta penalti simbolik.
Keterlibatan. Adalah kecenderungan evaluatif dan emosional dari para aktor terhadap suatu tindakan. Alienatif adalah keterlibatan yang sangat tidak disetujui. Kalkulatif adalah keterlibatan yang lemah baik itu setuju atau tidak setuju. Moral adalah keterlibatan yang sangat disetujui.
Etzioni yakin bahwa cenderung akan ada perimbangan antara keterlibatan dan power dalam suatu organisasi sehingga pola budaya suatu organisasi adalah persilangan antara kedua konsep tersebut. Menurut Etzioni, tipe kombinasi yang paling sering muncul dalam realitas organisasi adalah Koersif-Alienatif,Remuneratif-Kalkulatif, dan Normatif-Moral yang pada tabel di atas ada dalam domain 1, 5, dan 9. Etzioni melanjutkan bahwa ketiga domain tersebut merupakan tipe organisasi yang paling efektif. Dari hasil tabulasi silangnya, Etzioni kemudian mengajukan tipologi organisasinya yaitu : (1) Organisasi Koersif; (2) Organisasi Utilitarian; dan (3) Organisasi Normatif.
Organisasi Koersif adalah organisasi di mana para anggotanya terperangkap dalam alasan fisik dan ekonomi sehingga harus mematuhi apapun peraturan yang ditimpakan oleh otoritas.Organisasi Utilitiarian adalah organisasi di mana para anggota dimungkinkan untuk bekerja yang adil untuk hasil yang adil pulaserta adanya kecenderungan untuk mematuhi beberapa aturan yang esensial di samping para pekerja menyusun norma dan aturan yang melindungi diri mereka sendiri. Organisasi Normatif adalah organisasi di mana para individunya memberi kontribusi pada komitmen karena menganggap organisasi adalah sama dengan tujuan diri mereka sendiri.
Tipologi Etzioni memungkinkan peneliti membedakan antara organisasi bisnis yang cenderung Utilitarian, organisasi Koersif seperti penjara dan rumah sakit jiwa, ataupun organisasi Normatif seperti sekolah, rumah sakit dan lembaga-lembaga nirlaba.
Tipologi lainnya diajukan oleh Rob Goffee and Gareth Jones yang membagi tipologi budaya organisasi ke dalam 4 kuadran yaitu : (1) Networked, (2) Fragmented, (3) Mercenary, dan (4)Komunal.[30] Rincian kuadran tipologi Budaya Organisasi Goffee and Jones sebagai berikut:

Gambar 8 Kuadran Tipologi Budaya Organisasi versi Goffee and Jones
Tipologi Goffee and Jones didasarkan pada 2 konsep yaitu :Solidaritas dan Sosiabilitas. Solidaritas adalah kecenderungan untuk saling dukung sementara Sosiabilitas adalah kecenderungan untuk berhubungan satu dengan lainnya. Dalam kajiannya, tipologi Goffee and Jones diukur lewat kuesioner yang terdiri atas 23 pertanyaan.
Fragmented adalah tipe budaya organisasi yang rendah baik dimensi Sosiabilitas maupun Solidaritasnya. Mercenary adalah tipe budaya organisasi dengan Solidaritas tinggi, sementara Sosiabilitas rendah. Komunal adalah tipe budaya organisasi dengan Sosiabilitas tinggi, sementara Solidaritas rendah. Akhirnya, Networked adalah tipe budaya organisasi dengan Sosiabilitas dan Solidaritas tinggi.
Tipologi Goffee and Jones cukup bermanfaat dalam mendiagnosis sejumlah elemen dalam suatu budaya organisasi kendati kekurangan dua dimensi pokok dalam budaya organisasi: (1) hubungan antara organisasi dengan lingkungan eksternal dan (2) batasan fungsi manajemen.
Tipologi budaya organisasi lainnya dibuat oleh dua peneliti Kim S. Cameron and Robert E. Quinn. Keduanya membagi tipologi organisasi ke dalam 4 kuadran yaitu : (1) Klan; (2) Hirarki; (3) Adokrasi; dan (4) Market-Oriented.
Cameron and Quinn berbeda dengan Goffee and Jones karena menyertakan kalkulasi masalah eksternal organisasi. Tipologi ini dibangun lewat kerangka nilai-nilai yang berkembang di dalam budaya suatu organisasi dan sebab itu disebut pula sebagai “Competing Value Model.” Cameron and Jones telah mengembangkan alat ukur khusus untuk mengukur tipologi di atas dan terkenal dengan sebutan OCAI (Organizational Culture Assessment Instrument).
Alat ukur OCAI tersebut terdiri dari 24 item pertanyaan dengan 6 indikator. Keenam indikator tersebut adalah:
1. Karakteristik-karakteristik dominan organisasi;
2. Kepemimpinan organisasi;
3. Manajemen pegawai;
4. Perekat organisasi;
5. Titik tekan strategis; dan
6. Kriteria keberhasilan organisasi.
Berdasarkan kombinasi atas keenam indikator organisasi tersebut, Cameron and Quinn membuat empat tipologi budaya organisasinya.
Klan adalah budaya organisasi yang merupakan tempat paling ramah dan bersahabat untuk bekerja. Para anggota organisasi saling berbagi kehidupan antar sesamanya. Ia mirip dengan keluarga di luar rumah. Pemimpin, atau kepala organisasi, dipandang selaku mentor dan mungkin juga figur orang tua. Organisasi terbangun atas loyalitas dan tradisi. Komitmen para anggota terhadap organisasi cukup tinggi. Di samping itu, organisasi menekankan pada keuntungan jangka panjang dari pembangunan sumber daya manusia dan sangat memperhatikan kohesi organisasi dan moral. Kesuksesan didefinisikan dalam pengertian sensitivitas pada penikmat jasa dan perhatian pada orang lain. Organisasi Klan menempatkan kerja tim, keterlibatan anggota, dan konsensus pada prioritas tertinggi.
Adokrasi merupakan tempat bekerja yang dinamis, kewirausahawanan, dan kreatif. Para anggota bersikap waspada dan bersedia mengambil resiko. Pemimpin dianggap selaku inovator dan pengambil resiko. Organisasi direkatkan oleh komitmen atas inovasi dan eksperimentasi. Penekanan Adokrasi adalah membawa organisasi menjadi perintis atau pionir. Penekanan jangka panjang organisasi adalah pada perkembangan dan pencarian sumber-sumber daya baru. Kesuksesan diartikan sebagai pencapaian keunikan jasa dan produk-produk baru. Sebab itu, selalu menjadi pemimpin dalam produksi atau pelayanan adalah nilai terpenting bagi organisasi yang memiliki budaya Adokrasi. Organisasi juga menghendaki inisiatif dan kebebasan individual.
Market juga disebut organisasi yang berorientasi hasil, di manaconcern utamanya adalah bagaimana pekerjaan dituntaskan. Para anggota cenderung kompetitif dan berorientasi tujuan. Pemimpin adalah pengarah yang ketat, produser, sekaligus kompetitor. Mereka zakelijk dan penuntut. Reputasi dan kesuksesan adalahconcern-nya. Fokusnya pada jangka panjang adalah pemenuhan tujuan serta tindakan kompetitif yang terukur.
Hirarki adalah organisasi yang bersifat formal dan terstruktur. Prosedur-prosedur adalah pengatur yang utama seputar apa yang orang harus lakukan. Pemimpin bangga jika diri mereka mampu menjadi organisator dan koordinator yang baik, dengan kecenderungan pada efisiensi. Bagaimana organisasi berjalan lancar adalah sesuatu yang kritis bagi Hirarki. Aturan-aturan serta kebijakan-kebijakan formal yang membuat ikatan dalam organisasi. Fokus jangka panjang adalah pada stabilitas dan kinerja yang efisien dan kelancaran operasi. Kesuksesan didefinisikan dalam istilah penjadualan yang lancar, biaya rendah, dan pengantaran yang teratur. Manajemen pekerja concernpada keamanan pekerjaan dan prediktabilitas.
3. Kreativitas Individu dan Team Proses Inovasi
Kreativitas dengan inovasi itu berbeda. Kreativitas merupakan pikiran untuk menciptakan sesuatu yang baru, sedangkan inovasi adalah melakukan sesuatu yang baru. Hubungan keduanya jelas. Inovasi merupakan aplikasi praktis dari kreativitas. Dengan kata lain, kreativitas bisa merupakan variabel bebas, sedangkan inovasi adalah variabel tak bebas. Dalam praktek bisnis sehari-hari, ada perencanaan yang meliputi strategi, taktik, dan eksekusi. Dalam pitching konsultansi atau agency, sering terdengar keluhan bahwa secara konseptual apa yang disodorkan agency bagus, tetapi strategi itu tak berdampak pada perusahaan karena mandek di tingkat eksekusi. Mengapa? Sebab, strategi bisa ditentukan oleh seseorang, tetapi eksekusinya harus melibatkan banyak orang, mulai dari atasan hingga bawahan. Di sinilah mulai ada gesekan antarkaryawan, beda persepsi hingga ke sikap penentangan.
Itu sebabnya, tak ada perusahaan yang mampu berinovasi secara konsisten tanpa dukungan karyawan yang bisa memenuhi tuntutan persaingan. Hasil pengamatan kami menunjukkan, perusahaan-perusahaan inovator sangat memperhatikan masalah pelatihan karyawan, pemberdayaan, dan juga sistem reward untuk meng-create daya pegas inovasi. Benih-benih inovasi akan tumbuh baik pada perusahaan-perusahaan yang selalu menstimulasi karyawan, dan mendorong ke arah ide-ide bagus. Melalui program pelatihan, sistem reward, dan komunikasi, perusahaan terus berusaha untuk mendemokratisasikan inovasi.

Bab 11 dan 12 : Perubahan dan Pengembangan Organisasi

1.Pengertian Perubahan dan Pengembangan Organisasi
Pengertian Perubahan Organisasi adalah suatu variasi dari cara-cara yang telah mapan,yang selama ini berlangsung dalam organisasi dan dipergunakan serta ditaati oleh anggota organisasi dalam melakukan aktivitasnya dan berbeda dari apa yang selama ini ada dan telah berlaku dalam organisasi.
Pengertian Pengembangan Organisasi adalah suatu pendekatan sistematik, terpadu dan terencana untuk meningkatkan efektivitas organisasi serta memecahkan masalah-masalah (seperti kutrangnya kerja sama/koperasi, desentralisasi yang berlebihan dan kurang cepatnya komunikasi dan sebagainya) yang merintangi efisiensi pengoperasian pada semua tingkatan.
Pengembangan organisasi merupakan proses terencana untuk mengembangkan kemampuan organisasi dalam kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berubah, sehingga dapat mencapai kinerja yang optimal yang dilaksanakan oleh seluruh anggota organisasi. Pengembangan Organisasi merupakan program yang berusaha meningkatkan efektivitas keorganisasian dengan mengintegrasikan keinginan individu akan pertumbuhan dan perkembangan dengan tujuan keorganisasian.
2. Langkah-Langkah Perubahan Organisasi
Ada tujuh langkah komprehensif yang ditempuh dalam proses perubahan organisasi. Langkah-langkah tersebut yaitu:
Mengenali kebutuhan akan perubahan
Menetapkan tujuan perubahan
Mendiagnosis apa yang menyebabkan perlunya dilakukan perubahan
Memilih teknik perubahan yang sesuai untuk mencapai tujuan
Merencanakan implementasi untuk perubahan
Mengimplementasikan perencanaan perubahan
Mengevaluasi perubahan dan tindak lanjut
3. Perencanaan strategi Pengembangan organisasi
Semua kegiatan perencanaan pada dasarnya melalui 4 tahapan berikut ini.
Tahap 1 : Menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan
Perencanaan dimulai dengankeputusan-keputusan tentang keinginan atau kebutuhan organisasi atau kelompok kerja.Tanpa rumusan tujuan yang jelas, organisasi akan menggunakan sumber daya sumberdayanya secara tidak efektif.
Tahap 2 : merumuskan keadaan saat ini
Pemahaman akan posisi perusahaansekarang dari tujuan yang hendak di capai atau sumber daya-sumber daya yang tersediauntuk pencapaian tujuan adalah sangat penting, karena tujuan dan rencana menyangkutwaktu yang akan datang. Hanya setelah keadaan perusahaan saat ini dianalisa, rencanadapat dirumuskan untuk menggambarkan rencana kegiatan lebih lanjut. Tahap kedua inimemerlukan informasi-terutama keuangan dan data statistik yang didapat melaluikomunikasi dalam organisasi.
Tahap 3 : mengidentifikasi segala kemudahan dan hambatan
Segala kekuatan dankelemahan serta kemudahan dan hambatan perlu diidentifikasikan untuk mengukurkemampuan organisasi dalam mencapai tujuan. Oleh karena itu perlu diketahui faktor-faktor lingkungan intren dan ekstern yang dapat membantu organisasi mencapai tujuannya,atau yang mungkin menimbulkan masalah. Walau pun sulit dilakukan, antisipasi keadaan,masalah, dan kesempatan serta ancaman yang mungkin terjadi di waktu mendatang adalahbagian esensi dari proses perencanaan.
Tahap 4 : mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk pencapaiantujuan
Tahap terakhir dalam proses perncanaan meliputi pengembangaan berbagai alternatif kegiatan untuk pencapaian tujuan, penilaian alternatif-alternatif tersebut danpemilihan alternatif terbaik (paling memuaskan) diantara berbagai alternatif yang ada.
Impliaksi Manajerial
Pada bagian ini peneliti menyajian bergagai implikasi kebijakan yang dapat dihubungkan dengan temuan-temuan yang dihasilkan dalam penelitian ini. Implikasi manajerial memberikan kontribusi praksis bagi manajemen.

Bab 9 dan 10 : Desain dan Struktur Organisasi

KONSEP DASAR

Dalam konteks desain organisasi, Ivancevich (2008) mendefinisikannya sebagai proses penentuan keputusan untuk memilih alternatif kerangka kerja jabatan, proyek pekerjaan, dan departemen. Dengan demikian, keputusan atau tindakan-tindakan yang dipilih ini akan menghasilkan sebuah struktur organisasi.
Ada enam elemen yang perlu diperhatikan oleh para manajer ketika akan mendesain struktur organisasi. Ke-enam elemen tersebut meliputi (Robbins, 2007) :
Spesialisasi Pekerjaan adalah sejauh mana tugas-tugas dalam organisasi dibagi-bagi ke dalam beberapa pekerjaan tersendiri
Departementalisasi adalah dasar yang dipakai untuk mengelompokkan pekerjaan secara bersama-sama
Rantai komando adalah garis wewenang yang tanpa putus yang membentang dari puncak organisasi ke unit terbawah dan menjelaskan siapa yang bertanggung jawab kepada siapa. Wewenang sendiri merupakan hak yang melekat dalam sebuah posisi manajerial untuk memberikan perintah dan untuk berharap bahwa perintahnya tersebut dipatuhi
Rentang Kendali adalah jumlah bawahan yang dapat diarahkan oleh seorang manajer secara efisien dan efektif
Sentralisasi – Desentralisasi. Sentralisasi adalah sejauh mana tingkat pengambilan keputusan terkonsentrasi pada satu titik di dalam organisasi
Formalisasi adalah sejauh mana pekerjaan pekerjaan di dalam organisasi dilakukan.
Sementara Ivancevich (2008) mengungkapkan 4 komponen sebagai pembentuk struktur organisasi meliputi :
Pembagian kerja, menyangkut kadar dari spesialisasi pekerjaan. Para manager membagi seluruh tugas organisasi menjadi pekerjaan-pekerjaan khusus yang tersusun dari aktivitas-aktivitas khusus. Contoh : Seorang Account Representative pada Kantor Pajak yang memiliki pekerjaan khusus seperti pengawasan kepatuhan kewajiban perpajakan, melaksanakan bimbingan dan melaksanakan himbauan kepada Wajib Pajak (WP).Pendelegasian Kewenangan. Proses pembagian kewenangan dari atas ke bawah dalam organisasi.
Pendelegasian kewenangan (delegation of authority) mengacu secara khusus pada kewenangan pengambilan keputusan, bukan melakukan pekerjaan. Pendelegasian kewenangan memiliki efek positif pada pengembangan manager professional, dan membawa iklim persaingan dalam organisasi.
Pembagian Departemen. Cara organisasi dibagi secara structural. Pembagian departemen ini dapat dikelompokkan menjadi pembagian departemen berdasarkan fungsinya (functional departementalization), berdasarkan wilayah (geographic departementalization), berdasarkan produk (product departementalization), berdasarkan pelanggan (customer departementalization).
Rentang Kendali adalah jumlah bawahan yang melapor kepada atasan. rentang ini merupakan satu faktor yang mempengaruhi bentuk dan tinggi suatu struktur organisasi.
Dimensi Struktur Organisasi
Empat desain keputusan (pembagian kerja, pendelegasian kewenangan, pembagian departemen, dan rentang kendali) menghasilkan struktur organisasi, Para peneliti dan praktisi manajemen berusaha untuk mengembangan pemahaman mengenai hubungan antar struktur dan kinerja, sikap, keefektifan, dan variabel lainnya. Secara umum, gambaran mengenai struktur meliputi formalisasi, sentralisasi, dan kerumitan.
Formalisasi mengacu derajat dimana segala harapan mengenai cara dan tujuan pekerjaan dirumuskan, ditulis dan diberlakukan. Suatu organisasi yang sangat formal, akan memuat prosedur dan aturan yang ketat dalam setiap kegiatan / pekerjaan di dalam organisasi. Dengan demikian, semakin formal suatu organisasi, maka semakin ketat pula aturan dan prosedur kerja. Formalisasi merupakan hasil dari spesialisasi kerja yang tinggi, pendelegasian kewenangan yang tinggi, pembagian departemen berdasarkan fungsi, dan luasnya rentang kendali.
Sentralisasi merupakan dimensi struktur organisasi yang mengacu pada derajat dimana kewenangan untuk mengambil keputusan dikuasai oleh manajemen puncak. Hubungan sentralisasi dengan empat desain keputusan adalah sebagai berikut : Semakin tinggi spesialisasi kerja, semakin besar sentralisasi, Semakin sedikit kewenangan yang didelegasikan, semakin besar sentralisasi, Semakin besar penggunaan departemen berdasarkan fungsi, semakin besar sentralisasi, Semakin luas rentang kendali, semakin besar sentralisasi
Kerumitan (complexity) adalah suatu struktur organisasi yang mengacu pada jumlah pekerjaan atau unit yang berbeda dalam organisasi.
Departementalisasi
Adalah oroses mengkombinasikan tugas kedalam kelompok-kelompok atau departemen-departemen.
Departementalisasi fungsional
Departemen atas dasar produk
Departementalisasi atas dasar wilayah
Departementalisasi atas dasar pelanggan
Model-Model Desain Organisasi
Etika Bisnis
1. Model Mekanistis
Menekankan pentingnya produksi dan efisiensi melalui :
• Penggunaan Ekstensif aturan dan prosedur
• Kewenangan terpusat
• Spesialisasai tenaga kerja yang tinggi
2. Model Organik
Menekankan pentingnya produksi dan efisiensi melalui :
• Penggunaan terbatas aturan dan prosedur
• Kewenangan terdesentralisasi
• Derajat spesialisasi yang relatif rendah
Perbandingan Struktur Mekanisme dan Organik
Proses Struktur Mekanisme Struktur Organisasi
1. Kepemimpinan Tidak ada rasa percaya antara atasan dan bawahan Ada rasa percaya antara atasan dan bawahan
2. Motif Hanya motif fisik, keamanan da ekonomi melalui penggunaan rasa takut dan sanksi Banyak motif melalui metode partisipatif
3. Komunikasi Informasi mengalir kebawah dan cenderung terdistrosi, tidak akurat dan dicurigai bawahan Informasi mengalir bebas : ke atas, ke bawah dan lateral. Informasinya akurat dan tidak terdistorsi.
4. Interaksi Tertutup dan terbatas. Bawahan punya sedikit efek pada sasaran metode dan kegiatan departemen Terbuka dan ekstensif. Atasan dan bawahan mampu mempengaruhi sasaran, metode dan kegiatan departemen.
5. Keputusan Relatif terpusat terjadi pada puncak organisasi Relatif terdenstralisasi tejadi di semua level dengan proses kelompok
6. Penetapan Sasaran Pada puncak organisasi, mencegah partisipasi kelompok Mendorong partisipasi kelompok dalam penetapan tujuan
7. Kendali Terpusat. Menekankan penetapan kambing hitam dalam suatu kesalahan Tersebar sepanjang organisasi. Menekankan kontrol-diri dan pemecahan masalah
8. Sasaran Kinerja Rendah dan dicari dengan pasif oleh manajer, yang tidak berkomitmen mengembangkan personalia organisasi Tinggi dan dicari dengan aktif oleh atasan, yang berkomitmen mengembangkan SDM organisasi
Implikasi Manajerial Desain dan Struktur Organisasi
Dapat menghasilkan struktur atau susunan yang berkualitas didalam suatu organisasi, karena ada teori yang mengatakan posisi adalah kualitas maka setiap orang yang menempati posisi yang ia kuasai dalam suatu organisasi akan menghasilkan kontribusi besar dalam suatu organisasi tersebut. itulah alasan mengapa diperlukan implikasi manajerial desan dan struktur organisasi.